Ditelepon Jusuf Kalla Terkait Kenaikan Harga BBM, Ini Jawaban SBY

SBY @FB/SBYudhoyono
Sebagai pengampu kekuasaan Republik Indonesia sepanjang satu dekade terakhir, SBY merupakan salah satu sosok yang ditunggu kalamnya terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Pemerintah melalui Jokowi mengumumkan kenaikan ini pada Senin malam (17/11/2014) di Istana Negara. (Baca: BBM Resmi Naik!)

SBY yang kini berkantor di Seoul mengaku mendapatkan banyak mentions di media sosial dan pertanyaan terkait kenaikan ini. Pasalnya, pemerintah menaikkan harga BBM ketika harga minyak dunia mengalami penurunan. "Saya terima banyak pertanyaan/mentions dari publik soal kenaikan BBM," tutur suami Ani Yudhoyono di akun resmi laman Facebook-nya.

Terkait hal itu pula, "Kebetulan pukul 08.10 malam ini (17/10/2014), saya menerima telepon dari Wakil Presiden Jusuf Kalla," lanjutnya menerangkan. Sebagaimana diketahui bahwa Jusuf Kalla pernah menjabat Wakil Presiden di kepemimpinan SBY jilid I.

SBY menegaskan bahwa menaikkan harga BBM bersubsidi adalah wewenang pemerintah. Namun, pemerintah harus menjelaskan kepada masyarakat tentang alasan adanya kenaikan tersebut.

Pemerintah, masih menurut SBY, juga harus menjelaskan tentang kebijakan kompensasi yang akan dilakukan dan dari mana sumbernya. Termasuk menentukan kriteria rumah tangga penerima kompensasi dan proses penyalurannya.

Jika dana kompensasi berasal dari APBN, maka pemerintah harus menjelaskannya kepada DPR RI sebagai bentuk pertanggungjawaban. Pungkas SBY di laman jejaring sosialnya itu, "Jika dana kompensasi itu diambil dari APBN, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada DPR RI sebagai bentuk pertanggungjawaban." [Bahagia/SBY]

Comments

Archive