Ini Alasan Yusril Tertawa Jokowi Naikkan Harga BBM
Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menertawakan keputusan Presiden Joko Widodo menaikkan harga BBM bersubsidi. Yusril menilai kebijakan menaikkan harga Premium dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500 dan Solar dari Rp 5.500 menjadi Rp.7.500 merupakan langkah yang aneh. Pasalnya, harga minyak dunia sedang turun.
"Huahahaha Presiden Jokowi naikkan harga bbm ketika harga minyak dunia sedang turun. Gejala apa nih ya?" ujarnya melalui akun Twitter, @Yusrilihza_Mhd.
Hingga berita ini dimuat, pernyataan Yusril ini telah diretwit sebanyak 1.743 kali dan dijadikan favorit oleh sedikitnya 234 pengguna Twitter.
Yusril juga membandingkan langkah Jokowi dengan Pemerintah Malaysia yang akan menurunkan harga BBM. "Sekedar Perbandingan >> Malaysia Akan Turunkan Harga" lanjut Yusril sembari membagikan sebuah tautan berita.
Seperti diketahui, saat ini harga minyak turun di kisaran 75 dolar per barel. Jauh di bawah ketetapan harga harga minyak dunia dalam APBN 2014 sebesar 105 dolar AS per barel. [AM/BersamaDakwah]
"Huahahaha Presiden Jokowi naikkan harga bbm ketika harga minyak dunia sedang turun. Gejala apa nih ya?" ujarnya melalui akun Twitter, @Yusrilihza_Mhd.
Huahahaha Presiden Jokowi naikkan harga bbm ketika harga minyak dunia sedang turun. Gejala apa nih ya?
— Yusril Ihza Mahendra (@Yusrilihza_Mhd) 17 November 2014Yusril juga membandingkan langkah Jokowi dengan Pemerintah Malaysia yang akan menurunkan harga BBM. "Sekedar Perbandingan >> Malaysia Akan Turunkan Harga" lanjut Yusril sembari membagikan sebuah tautan berita.
Seperti diketahui, saat ini harga minyak turun di kisaran 75 dolar per barel. Jauh di bawah ketetapan harga harga minyak dunia dalam APBN 2014 sebesar 105 dolar AS per barel. [AM/BersamaDakwah]

Comments